Dia
Siapakah dia
Dia adalah yang aku cinta
Dia juga penyebab
Penyebab aku tidak percayakan cinta
Kenapa
Kenapa dia perlu memusnahkan
Cinta yang terbina
Cinta yang aku membuatkan hidupku bermakna
Cinta yang akhirnya sia-sia
Siapa
Siapa yang punya angkara
Aku mengaku
Ini semua salah aku
Aku yang memulakannya dulu
Namun ku menyesal
Menyesal kepada benda yang dah berlaku
Mengapa
Mengapa aku yang mula
Aku bukan gila
Untuk meminta
Perpisahan yang nyata
Aku meminta kerna dia
Yang membuat diriku terasa
Terasa seperti tidak dicinta
Apa
Apa alasan dia
Alasan yang bagiku
Tipu belaka
Alasan untuk aku
Melupakan dia
Ada
Adakah aku buta
Buta kerna cinta
Cinta yang hanya sia-sia...
___________________________________________________-
Dengarlah insan
Luahan hatiku di kala kesepian
Dengarlah walaupun ianya mambosankan
Supaya dapat memahami perasaan
Wahai insan
Tahukah kamu apa itu perasaan
Perasaan yang pelbagai
Menjadi corak kehidupan
Hatiku sedih,hatiku sunyi
Tanpa kehadiranmu sebagi penyeri
Hanya kamu menjadi suri
Walaupun ku ingin menyendiri
Alangkah indah jika bertemankan kamu
Semestinya hari2ku menjadi indah
Namun itu semua palsu
Membuatkan hatiku berasa gundah
Insan yang kucinta
Dimana kau berada
Hatiku meronta-ronta
Memanggil kau disana
Datanglah kekasih
Agar hatiku merasa kasih
Yang ku idamkan
Supaya seindah cenderawasih
Khas buat kau yang ku panggil insan..
_______________________________________________-
Mengapa ini semua harus terjadi
Kepada diriku lagi
Haruskah aku selamanya begini
Bila lagi aku akan merasa
Bahagia seperti dulu
Aku sememangnya
Seorang pencinta
Namun cintaku
Bukan untuk dia
Aku tau
Aku sedar
Siapalah aku
Aku tak bermakna apa-apa
Kepada dia..
Kenapa
Kenapa harus dia permainkan
Cintaku yang setia
Aku cinta dia
Cintaku tiada yang dua
Kerna aku terlalu menyinta
Insan yang tidak menyinta..
Namun
Setelah dia berlalu
Cintaku sudah layu
Tiada lagi walau
Sebutir baja ajaib
Yang mampu
Untuk menyegarkan kembali
Cintaku yang mati...
Cintaku mati
Beerti tiada lagi
Cinta yang akan wujud
Di dalam hatiku ini..
Ku tau
Walaupon ada ubat untuk hati ini
Namun ianya takkan seperti dulu
Takkan segar lagi
Seperti aku cintakan dia..
_____________________________________________
Sayang
Selama ini ku terlalu mencintai
Ku amat menyayangi
Sepenuh hati
Sesungguhnya bagiku kau lah penyeri
Tetapi
Itu semua dahulu
Semasa ku masih di hatimu
Ku tahu
Kau sudah mencari pengganti diriku
Yang masih ku keliru
Kenapa semua ini harus berlaku
Sayang
Tidakkah kau merasa hangatnya percintaan kita
Tidakkah kau rasa lamanya perhubungan cinta
Empat tahun sayang
Kau siakan begitu saja
Namun
Setelah perpisahan yang kau pinta
Kenapa harus kau ingin menyambungnya kembali
Taukah kau aku begitu tersiksa
Sehingga hatiku dipenuhi benci
Benci pada orang yang pernah aku cinta
Yang pernah menjadi penyeri
Sayang
Taukah kau bahwa tiada lagi tempat untukmu dihatiku
Aku sudah tidak berdaya untuk menanggung rindu
Dirimu kubuang jauh hingga tiada lagi ruang untukmu
Kunci hatiku kusimpan erat agar tidak dapat dibuka olehmu
Untukmu yang pernah kucinta…..
_________________________________________-
Perpisahan kedua terjadi lagi
Kali ini lebih nyakitkan hati
Namun aku tau semua ini terjadi
Angkara kesilapan diri ini..
Aku sayangkan dia
Cintaku terlalu dalam
Hanya untuk dia
Dia yang aku sayang..
Sesalku tak berguna lagi
Kali ini pemergian dia
Amat mengguris hati
Hatiku hancur
Hatiku luluh
Hanya kerna
Dia yang kusayangi..
Sayang
Kenapa kau pergi
Pergi kau aku rindui
Sudah lama aku tidak merasa seperti ini
Perasaan yang tidak aku hajati
Perasaan yang bisa membunuh diri..
Sayang
Jangan lah kau menyayangi diri ini
Kalau hakikatnya kau membenci
Kerna semua itu membuatku
Merasa seperti
Perpisahan ini terjadi lagi...
Sayang
Ku tahu cintamu kini
Bukan untukku
Cinta kau sekarang
Sudah berganti
Namun aku
Tetap merindui
Merindu insan yang sudah berpengganti..
Insan ini kecewa lagi
Kay_que tetap abdi
Didalam diri
Seorang insan sepi
Yang terlalu merindu
Ibarat kata
Pungguk yang selalu merindu
Insan yang tiada lagi..
Tiada ulasan:
Catat Ulasan